Tags

, , , , , , , , , , , , , , ,

Tak banyak jalan melewati terowongan di Indonesia. Kalaupun ada, kebanyakan adalah jalan kereta api (rel). Karena karakteristik moda transportasi kereta api tidak memungkinkan dibangun dengan sistem berkelok-kelok dengan sudut tikungan yang kecil dan jarak yang pendek seperti halnya armada mobil/truk. Hal ini disebabkan oleh roda yang dimiliki kereta api yang cenderung ‘lebih aman’ saat di trek lurus. Kalaupun di stasiun kita menjumpai percabangan rel, tentunya tidak dimaksudkan untuk membelok tajam selain ditujukan untuk kecepatan rendah. Jadi, agaknya kegiatan ‘membobol’ bukit atau pegunungan ini lebih banyak dilakukan untuk jalan kereta api ketimbang jalan armada darat lainnya.

640px-terowongan2bijo

Salah satu terowongan untuk jalur kereta api di Indonesia (Terowongan Ijo). sumber: commons.wikimedia.org/Ilzhabimantara

Namun jarang ini bukannya tidak ada. Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya masih menjumpai beberapa jalan ‘terowongan’ yang memang agak beresiko pada pengendara armada darat disebabkan keterbatasan pandangan dan cahaya di saat-saat tertentu. Dan salah satu terowongan langka (dan terkenal) yang ada di Indonesia mungkin adalah ‘terowongan Nagreg‘. Meski disebut terowongan, hal ini sedikit rancu karena bukanlah ‘terowongan’ yang sebenarnya; melainkan hanya pembelahan bukit menjadi jalan dan ‘atap jalan’ di bagian atas (yang menjadikan mirip terowongan) itu adalah solusi untuk memperkokoh pancang beton yang ada di pinggiran jalan dari tekanan bukit sekitarnya. Terowongan dan jalan lingkar Nagreg dibangun sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan yang disebabkan oleh tanjakan terjal, karena dimanapun banyak pengendara akan relatif mengurangi kecepatan saat menanjak. Dari banyak tautan berita tentang lingkar Nagreg ini, berikut yang menjadi salah satu referensi Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya: http://www.wartapriangan.com/mulai-sekarang-jangan-coba-coba-foto-selfie-di-terowongan-nagreg/6843/ . Hanya dari tautan berikut Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya malah mendapat referensi karena menjelaskan pembukaan jalur lingkar Nagreg mungkin tak banyak membantu arus lalin: http://www.kompasiana.com/langitmegabirusekali/lingkaran-nagreg-membelah-gunung-menimbun-tebing_550e41a1813311c22cbc6290.

maxresdefault

Terowongan Nagreg yang membelah gunung. sumber: youtube.com

Sementara itu Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya juga mendapatkan referensi tentang terowongan Wilhelmina yang awalnya merupakan terowongan rel kereta api (yang mati) sedangkan relnya sendiri telah hilang. Pada salah satu forum, ada ekspedisi (penjelajahan) yang dilakukan beberapa orang dengan membawa kendaraan ke lokasi: http://www.kaskus.co.id/thread/50e6ca30611243864300000d/10-terowongan-kereta-api-terpanjang-di-indonesia/. Dari laman tersebut bisa dilihat bahwa terowongan tersebut bisa dimasuki kendaraan roda empat, tetapi hanya satu jalur saja. Kondisinya memprihatinkan dan cenderung rapuh sehingga kemungkinannya bisa membahayakan mereka yang memasukinya.

Sedangkan salah satu terowongan yang cukup ‘terkenal’ di Indonesia berikutnya adalah Terowongan Sibolga, atau Terowongan Batu Lubang yang menghubungkan Kota Sibolga dan Tarutung. Dari berbagai berita yang dihimpun Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya menyebutkan bahwa terowongan gua ini cukup angker. Angker dalam arti sebenarnya karena banyaknya korban meninggal saat pembuatan terowongan tersebut pada masa penjajahan Belanda. Namun pemerintah setempat juga berusaha untuk membenahi terowongan tersebut serta membuat rekayasa lalin dengan memindahkan kendaraan berat ke lain jalur. Demikian yang dikutip Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya pada laman berikut: http://daerah.sindonews.com/read/886034/29/terowongan-batu-lubang-saksi-bisu-kekejaman-kolonial-1406187400.

Semntara yang lumayan banyak di Indonesia adalah terowongan tol atau kolong dari sebuah jalan tertentu atau biasa disebut ‘underpass‘. Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat yang menelusuri berbagai sumber, yang cukup terkenal dari kategori ini adalah terowongan Casablanca yang ber-‘nuansa horor’ juga karena konon dibangun di area bekas makam. Begitupun dengan Terowongan Pasar Rebo yang terkadang menjadi titik macet dan menghiasi berbagai situs berita akhir-akhir ini disebabkan perbaikan yang dilakukan atas jalannya yang berlubang demi memperlancar arus.
Di Surabaya sendiri, bisa dijumpai beberapa terowongan mirip kondisi demikian. Antara lain yang terkenal adalah terowongan Ngaglik dimana terkadang ada truk/pickup bermuatan barang yang nyangkut di bawahnya. Selain itu, ada terowongan viaduk Gubeng yang beberapa waktu lalu berhasil ‘tenar’ karena dilanda banjir dan menenggelamkan mobil yang lewat: http://news.detik.com/berita-jawa-timur/3221348/mobil-innova-tenggelam-di-terowongan-viaduk-gubeng-tiga-penumpang-selamat. Berita buruk tersebut benar-benar di luar dugaan karena waktu terjadi banjir tersebut biasanya telah mulai memasuki musim kemarau.

Selain dari itu, Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya juga sempat membaca wacana tentang rencana pembangunan ‘underpass‘ di sekitar Jl Ahmad Yani – Bulog guna mengurai kemacetan di sana. Di titik lain, Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya juga menemukan berita tentang penguraian arus pada jalan Mayjen Sungkono – HR Muhammad dengan membangun terowongan bawah tanah: http://surabaya.bisnis.com/read/20140806/3/73544/atasi-kemacetan-surabaya-bangun-terowongan-bawah-tanah. Jelas pembangunan terowongan semacam ini tidak mudah dan butuh biaya besar, tetapi penekanan paling penting di sini adalah perilaku masyarakat yang diharapkan berubah; terutama dari segi etika berkendara. Menelusuri lorong terowongan tidak mudah meski tidak sulit. Seringkali yang menjadi ganjalan adalah lampu sorot kendaraan dari arah berlawanan selain lampu penerangan dalam terowongan tersebut yang bisa menyilaukan.

Tentunya dibutuhkan sikap yang baik dan kerjasama dari berbagai lapisan masyarakat agar pembangunan tersebut lebih awet, salah satu contohnya adalah dengan mematuhi tinggi maksimal agar tidak ‘nyangkut’ atau terjadi penyumbatan arus. Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya sendiri, masih berkomitmen untuk mengantar tamu penyewanya bagaimanapun kondisi jalannya; asal tidak membahayakan tamu, orang lain atau kami sendiri. Agaknya hal ini akan diamini orang juga jika kami berada di posisi mereka.

Advertisements