Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

640px-aixam_abaca_2008_pd_2

contoh mobil berjenis sedan. sumber: commons.wikimedia.org/Kamel 15

640px-motorcycle_friend

contoh sepeda motor balap. sepeda motor disukai karena ramping dan fleksibel. sumber: commons.wikimedia.org/driver photographer

Apakah perbedaan dari mobil dan motor?
Selain bentuk fisik, cara pengoperasian dan fitur yang ada jelas berbeda. Dari segi kapasitas penumpang maupun barang berbeda. Ada banyak hal yang membuat keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing yang saling melengkapi. Namun, sebagai kendaraan bermotor, dua-duanya mempunyai mesin yang rentan rusak oleh banjir. Dua-duanya juga butuh sumber energi sebagai penggeraknya.

Mobil tak berkutik di jalanan setapak dan sempit, karena itu pengendaranya biasanya hanya bisa pasrah bila macet melanda. Mobil pada umumnya mempunyai empat roda. Setidaknya mempunyai lebih dari dua. Karena itu, berbicara soal menjaga keseimbangan, mobil lebih unggul. Banyak pengendara motor yang tidak cukup tinggi untuk menjejakkan kakinya ke tanah untuk menahan bobot tunggangannya supaya tetap berdiri seimbang bila berhenti. Meski pada mobil kadang dijumpai pula, kaki beberapa orang yang tidak dapat menginjak pedal rem, kopling atau gas. Untuk kasus seperti ini, pada umumnya pengendaranya adalah anak-anak yang belum cukup umur, meskipun ada pula seseorang yang memiliki kelainan bentuk postur tubuh.

Untuk mengoperasikan sebuah mobil dapat ditempuh melalui pendidikan (kursus) ataupun diajari oleh orang terdekat/keluarga yang memiliki mobil. Bila kita menempuh kursus, biasanya akan diajari berbagai hal mulai dari nol. Bagaimana mengatur kecepatan dan keamanan yang baik, atau menghindari ceroboh dalam memperhitungkan jarak. Bila diajari oleh orang terdekat/keluarga mungkin akan terkesan “menggampangkan” karena mobilnya dipunyai sendiri. Jadi kemungkinan “resiko bertanggung jawab” agaknya lebih kecil. Sampai pernah dijumpai pula mobil nyungsep di selokan dan parit karena belajar mengemudi. Selain itu, kemudahan lain yang ditawarkan adalah pengurusan SIM yang biasanya termasuk dalam paket belajar mengemudi. Jadi kita tak perlu repot lagi untuk mengurus SIM ke Polres setempat.

Nah, sekarang perbedaannya dengan motor. Bagaimana dengan kursus motor? Nampaknya, tak ada pilihan lain untuk belajar selain diajari orang terdekat/keluarganya. Orang menganggap, bila kita bisa bersepeda dengan baik; tentunya akan bisa berkendara motor. Dari faktor keseimbangan, dan konsentrasi tak jauh berbeda. Malah, di motor ada kaca spion untuk melihat sisi belakang kita. Meski bila dibandingkan, resiko tertabrak pun tidak berbeda pada sepeda biasa. Orang yang berkendara sepeda juga tentunya harus melihat kanan-kiri sebelum berpindah jalur. Mirip orang yang berkendara motor. Kembali ke motor; selain dianggap mudah, motor jauh lebih murah sehingga lebih ekstrim pula akibatnya bagi pemikiran orang nekat: karena bila terjadi apapun ongkos perbaikannya akan lebih murah dibanding mobil. Sangat minim atau sangat sedikit sekali orang yang belajar sepeda motor belajar juga tentang tips dan trik bagaimana berkendara yang baik di jalan raya. Lalu, bagaimana bila dalam pengurusan SIM?

Sebaiknya, dalam pengurusan SIM kita harus mengikuti pembelajaran berlalu lintas yang baik. Terutama, SIM C untuk motor. Tapi, banyak orang dalam permohonan pengajuan SIM motor hanya mengikuti ujian yang jawabannya berdasar kira-kira. Selain itu, ternyata ada pula yang mendapatkan SIM melalui calo.

Tetapi, ada perbedaan serius antara mereka yang dapat SIM dengan cara ‘halal’ dan mereka yang mendapatkan SIM dengan segala macam cara. Perbedaannya adalah soal etika berkendara, dan emosi saat mengemudi. Baru-baru ini Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya mengadakan seleksi sopir baru, sebagai cadangan dari sopir yang telah ada. Ada berbagai alasan dimana Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya menolak seorang sopir berdasarkan kompetensi. Yang pertama adalah berkaitan dengan pelayanan terhadap konsumen, yang berkaitan dengan kelanggengan sebuah usaha. Yang lainnya adalah personality atau kepribadian sopir. Mengemudi adalah satu hal. Tetapi mengawal penumpang sampai ke tujuannya dengan rasa nyaman adalah hal yang berbeda. Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya berusaha untuk mencapai target masalah sewa menyewa ini dengan halus dan mulus, supaya ke depannya diharapkan ada repeat order dari pelanggan yang puas. Selain itu, kepribadian menunjang profesi pengendara saat berada di jalan raya.

Bila kita melihat, jalanan dan jalan raya digunakan untuk semua pengendara sepeda, motor, mobil bahkan becak. Apakah pengendara sepeda dan becak serta pengguna jalan lainnya mendapat pendidikan yang setara? Karena pada umumnya yang mendapat pembelajaran dan peduli terhadap keamanan berkendara hanya pemakai mobil (atau motor). Ini pun tidak semua, bila kita melihat realita. Meski tujuannya adalah untuk keamanan bersama. Seringkali, sopir mobil mendapat tanggung jawab berat karena pemikiran masyarakat yang cenderung main hakim sendiri dan cenderung membela yang terlihat “lemah” (dalam kasus ini adalah motor) meski tak jarang biang permasalahannya adalah pihak motor yang ugal-ugalan… Situasi damai adalah penting dan ada kalanya tingkat kedewasaan seseorang juga berimbas akan hadir atau tidaknya situasi damai ini. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya mencermati ini pula dalam menentukan seorang pengemudi pendamping yang tepat. Kembali kepada pendidikan sopir dan pengendara; bila kita berada dalam posisi pengendara kendaraan bermotor yang merasa mendapat ‘pendidikan berkendara’, berhati-hatilah selalu dalam mengemudi. Karena banyak pengendara yang ‘tidak berpendidikan’ di luar sana.

Buktikan pula Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya dapat dipercaya untuk urusan sewa-menyewa mobil di Surabaya, bahkan dari segi Harga Sewa Mobil Surabaya yang sangat kompetitif dan transparan.

WX RENT CAR – Sewa Mobil Surabaya

Hub :
08123 0880 555
0857 49240 555
085 100086 777
Email : wxrentcar@gmail.com

Kami muncul pula di FB: facebook.com/wxrentcar
Serta Twitter: twitter.com/wxrentcar dan Tumblrwxrentcar.tumblr.com

Advertisements